Thursday, May 3, 2012

PINJAMAN PROGRAM DIKAITKAN DENGAN KEPATUHAN TERHADAP PELAKSANAAN PERPRES 54 TAHUN 2010


Proyek Pemerintah Daerah dan Desentralisasi (P2D2) atau Local Government and Decentralization Project, merupakan pinjaman program dari Bank Dunia dalam rangka budget support untuk mengatasi sebagian defisit APBN.

Pemberian pinjaman program dikaitkan dengan  pelaksanaan DAK (Dana Alokasi Khusus) bidang infrastruktur jalan, irigasi, dan air bersih  tahun 2011 – 2014. Dana DAK merupakan dana murni dari APBN dan penyaluran dana DAK mengikuti mekanisme peraturan dana DAK.


DAK yang dinilai oleh Bank Dunia adalah DAK yang disalurkan ke
1)   Prov. Jambi
2)   Prov. Jawa Timur
3)   Prov. Kalimantan Tengah
4)   Prov. Sulawesi Barat
5)   Prov. Maluku Utara

      Kriteria penilaian Bank Dunia berdasar :

1)   Realisasi pembangunan fisik: Sertifikat  penyelesaian Konstruksi dan Compliance dengan design teknis dan spesifikasi teknis dari Panduan Teknis Kementerian PU;
2)  Kepatuhan atas dengan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010
3)   Kepatuhan dengan Pengamanan Lingkungan dan Sosial (Environment and Social Safeguards) sesuai petunjuk teknis dari Kementerian PU;
4)   Masuk dalam daftar subproyek yang disampaikan oleh pemerintah daerah percontohan kepada BPKP untuk kemudian diverifikasi.
5)   Nilai subproyek tidak melebihi $400.000 atau nilai yang setara;
6)   Dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang telah menyampaikan Commitment Letter.

Pemberian pinjaman program bank dunia dalam kegiatan ini dikaitkan dengan kepatuhan  lima daerah tersebut antara lain terhadap pelaksanaan kepatuhan terhadap Perpres 54 tahun 2010.

Provinsi/kabupaten/kota yang dapat menyerap DAK dengan memenuhi standar kualitas output yang ditentukan serta dalam kurun waktu yang tepat, akan mendapat insentif/reward di tahun anggaran berikutnya sebesar 10 % dari total eligible output; Reward akan dimasukkan kedalam Pos Dana Insentif  Daerah (DID) – P2D2 dimulai TA 2012 dan bersifat block grant;Pencairan DID P2D2 dilakukan setelah proses verifikasi BPKP selesai dan menyampaikan nilai eligible output/hasil verifikasi ke Kemenkeu

Program yang sedang dilaksanakan ini perlu menjadi model untuk kegiatan-kegiatan yang lain dalam penguatan pelaksanaan Perpes 54 tahun 2010.

1 comment:

  1. KABAR BAIK BERITA BAIK

    Halo semuanya, saya SUWANDI dari Indonesia. Saya menyarankan Anda semua di sini untuk tidak mengajukan pinjaman di mana-mana untuk perusahaan atau pemberi pinjaman di halaman web ini, sebagian besar perusahaan di sini adalah palsu, curang dan penipuan, dan juga beberapa kesaksian di sini salah mereka adalah orang yang sama. Karena itu, berhati-hatilah untuk tidak menjadi mitra mangsa Indonesia. Saya ditipu empat kali sekitar Rp 200.000.000 untuk biaya pendaftaran, biaya transfer, bea masuk dan biaya asuransi, setelah pembayaran ini saya tidak mendapatkan pinjaman, tetapi mereka meminta saya untuk membayar lagi dan lagi. Ini akan menarik Anda untuk Mengetahui ada undang-undang tentang pembiayaan hukum atau aturan boardings ini dalam memperoleh pinjaman dari setiap hukum pemberi pinjaman atau perusahaan. Saya bersyukur bahwa saya menerima pinjaman cepat sebesar $ 250.000 dari sebuah perusahaan yang teman saya Achmad Halima telah perkenalkan. Perusahaan pinjaman yang benar dan dapat dipercaya (ALEXANDER ROBERT). Mereka sekarang adalah perusahaan terbesar di AS, Eropa, dan di seluruh Asia. Misi dan komitmen Anda kepada Alexander's Loan Company didedikasikan untuk memudahkan impian Anda dan membantu kita semua yang telah ditipu dan ditipu dalam proses mendapatkan pinjaman segera, memberi Anda keramahan kelas dunia. Perusahaan Pinjaman Alexander atau pemberi pinjaman tahu apa yang harus ada di sepatu Anda dan mereka berusaha keras untuk tidak melupakan perasaan itu. Mereka akan mendapatkan kepercayaan Anda dengan menyampaikan kepada Anda informasi yang perlu Anda ketahui, jika Anda perlu tahu dan hak untuk menawarkan pinjaman (pedagang atau pinjaman pribadi) dan layanan keuangan.

    Saya sangat berbakti untuk membantu negara saya mendapatkan pinjaman terhadap penipuan dan segera, email saya adalah (suwandirobby01@gmail.com) atau (achmadhalima@gmail.com)

    Hubungi saya atau (alexanderrobertloan@gmail.com) untuk informasi lebih lanjut, saya bersedia membantu. Tuhan memberkati kalian semua.

    ReplyDelete