Friday, August 23, 2013

Kontrak tidak selesai tepat waktu


Dinas kami tahun 2013 ini mengadakan Jasa Konsultansi pembuatan software . Tender telah dilaksanakan oleh ULP, dan implementasi pun sedang dilakukan oleh penyedia yang menjadi pemenang. 
Dalam proses implementasi tersebut, tampaknya waktu yang diperlukan oleh Penyedia akan melampaui waktu yang telah disepakati dalam kontrak, karena ada 2 item yang belum terlaksana, sedangkan kontrak akan berakhir tanggal 25 Agustus 2013. Prediksi kami, waktu penyelesaian untuk kegiatan ini akan bertambah antara 12 sampai 25 hari dari berakhirnya kontrak, yakni sekitar tanggal 20 September 2013.


Pertanyaan : Apa yang harus kami lakukan dengan kondisi ini ? Apa kami harus melakukan addendum kontrak ? Apakah tanggal penerimaan Hasil Pekerjaan sesuaikan dengan tanggal dimana mereka menerima Hasil pekerjaan tersebut ?
Dalam hal ini, belum ada yang dicairkan. Mohon saran/kebijakan terkait dengan permasalahan tersebut. Terimakasih.


Disebutkan dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2012 Pasal 1 Angka 21 & Angka 22, apa yang harus dilakukan oleh masing-masing pihak harus konsisten mengacu kepada ketentuan/pasal-pasal dalam kontrak.

Bila keterlambatan sebagai akibat dari kelalaian pihak penyedia, maka kepadanya tidak boleh diberikan adendum perpanjangan waktu pelaksanaan, justru harus dikenakan denda keterlambatan apabila ybs tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Pengenaan denda keterlambatan mengikuti ketentuan denda keterlambatan dalam dokumen kontrak yang digunakan.

Mohon diingat: Pasal 11 Ayat (1), terutama Huruf a Angka 3), Huruf d & e. PPK harus memahami, melaksanakan, dan mengendalikan kontraknya.

No comments:

Post a Comment