Tuesday, December 3, 2013

KONTRAK LUMP-SUM Pekerjaan Konstruksi



Sering kita lebih suka memilih kontrak lump sum, tetapi dalam pelaksanaannya ternyata diperlukan perubahan.
Oleh :  Ir RIAD HOREM, Dipl HE,

Kontrak  lumpsum digunakan untuk kontrak yang design (gambar dan spesifikasi) yang tidak berubah, sehingga diperoleh nilai kontrak yang tetap dan tidak ada pekerjaan tambah kurang.

Pemilihan jenis  kontrak lump sum untuk pekerjaan yang disainnya telah teruji (pekerjaan berulang) sehingga kesalahan disain mendekati nol.

Contoh Pembangunan Rumah Type .. Mempergunakan disain Standar telah berulang dilaksanakan.

Hakikat kontrak Lump-sum sama dengan pengadaan barang jadi, harus sesuai gambar dan spesifikasi.

Rujukan
UUJK No 18 /1999
PP No 29/2000
Perpres No 54/2010
Perpres No 70.2012

4 comments:

  1. saya mau tanya apabila kontrak nya lump sum tetapi dalam pelaksanaan pekerjaannya di lapangan ternyata ada yang berubah baik gambar maupun kuantitas spesifikasinya,bagaimana solusinya?

    ReplyDelete
  2. Membuat kontrak diawalnya adalah untuk hal pasti yang tidak akan berubah. Bila terpaksa harus diperlukan adanya perubahan ruang lingkup pekerjaan, ya dapat dilakukan perubahan. Perubahan yang siginifikan libatkan tim teknis, panitia peneliti kontrak dan inspektorat... dan perhatikan mengenai negosiasi harga...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami mau bertanya Pak, kami mendapatkan kontrak model kontrak gabungan, yaitu lumpsum (untuk bagian bangunan pondasi ke atas) dan unit price (untuk bagian bangunan pondasi kebawah) dengan pelaksanaan harga kontrak menerapkan Kontrak Tahun Tunggal. Dilapangan terjadi perubahan terhadap bagian lumpsum agar bangunan bisa berfungsi, apakah diperbolehkan perubahan tersebut? Bila terjadi hal2 yang menyebabkan keterlambatan diluar kami ,contoh cuaca buruk, dan bukti bukti otentik seperti laporan cuaca di BMKG tersedia, apakah bisa klaim perpanjangan waktu yang melewati Kontrak Tahun Tunggal ? mohon pendapat dari Bapak, terimakasih

      Delete
  3. Saya mau tanya pak..konsultan pengawas dibayar per bulan, tp diakhir pelaksanaan 150 haari kalender, fisik baru tercapai 82%..apakh dibayar sesuai fisik atau 100% utk konsultan pengaws?. terima kasih

    ReplyDelete