Thursday, June 7, 2012

Kerja Sama Operasi (KSO) / Joint Operation

Tiga penyedia bergabung.
Apakah dokumen kontraknya satu atau tiga kontrak sesuai jumlah penyedia ?
Bagaimana pembayaraannya, ke satu  penyedia atau ke masing-masing penyedia  ?

Bagaimana dengan potongan pajaknya  satu  atau untuk masing-masing penyedia  ?

Pasal 19 ayat 1f
dalam hal Penyedia Barang/Jasa akan melakukan kemitraan, Penyedia Barang/Jasa harus mempunyaiperjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut;

Surat Perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi harus dibuat di atas kertas segel.


Kontrak antara PPK dan para penyedia KSO dilakukan dengan satu kontrak.

Bagaimana pembayarannya ?


Untuk pembayaran yang benar maka dimulai dengan penulisan kontrak yang sesuai, yaitu sesuai dengan Peraturan Dirjen Perbendaharaan, peraturan tersebut merupakan :


Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran terhadap Pihak-pihak Tertentu yang Melakukan Perjanjian Pengadaan Barang/Jasa dengan Pemerintah Secara Konsorsium  


(Silahkan  dibaca perdirjen dimaksud  dengan klik ke  ==>   Perdirjen No. PER-22/PB/2012)


Selanjutnya bagaimana dengan pembayaran dengan dana APBD ? Hal tersebut agar dibicarakan lebih awal dengan bagian keuangan, apakah bisa mengikuti ketentuan sebagaimana dengan aturan mencontoh Perdirjen Perbendaharaan.

2 comments:

  1. Selamat siang Pak Muji, mohon petunjuknya Pak, bagaimana cara menghitung KD untuk KSO? Apakah panitia diperkenankan membuat cara perhitungan sendiri di luar Perpres 54/2010? Terima kasih.

    ReplyDelete
  2. Selamat siang pak, saya mau tanya, apakah konsultan klasifikasi non kecil dapat bermitra dengan klasifikasi kecil untuk melakukan pekerjaan kualifikasi kecil Pak? mohon penjelasannya pak. Terima Kasih

    ReplyDelete