Saturday, July 14, 2012

jaminan penawaran dikirim langsung ke pokja ULP

Didalam standar bidding document Jaminan Penawaran asli disampaikan melalui pos tercatat/jasa pengiriman kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan sudah harus diterima sebelum batas akhir pemasukan penawaran. 

Apakah seandainya penawaran disampaikan secara langsung kepada panitia pengadaan hal ini tidak diperkenankan, dan pokja ULP berhak menolak? Apakah jaminan yang dikirim langsung ke pokja ULP  tersebut bisa menggagalkan pelelangan? Terima kasih.

Sebaiknya jaminan penawaran tetap dikirim  melalui pos/jasa pengiriman, agar tidak terjadi kontak penyedia dengan pokja ULP. 

Jaminan tersebut sudah harus diterima sebelum batas akhir pemasukan penawaran. atau  pengiriman dilihat dari tanggal pengiriman yang dibuat oleh Kantor pos/jasa pengiriman (apakah tanggalnya melebihi batas  akhir  pemasukan dokumen)

2 comments:

  1. Ada tambahan di Perka LKPP 1/2011 juga sering saya lakukan sewaktu masih jadi pegawai Kemdikbud adalah, jaminan penawaran asli dititipkan ke LPSE.

    Jadi tidak diantarkan ke panitia sehingga kekhawatiran adanya tatap muka bisa dihindari.

    Hal ini dituangkan dalam Dokumen Pengadaan.

    Untuk mempermudah penyedia yang jaraknya jauh serta terkendala pengiriman pos yang terlambat, maka kalimat "Jaminan yang dikirim via pos sudah harus diterima sebelum batas akhir" biasanya saya ubah menjadi "Jaminan yang dikirim via pos dapat tiba melewati batas akhir pemasukan selama dikirim sebelum batas akhir pemasukan yang dibuktikan dengan bukti pengiriman dan di fax ke nomor ... sebelum batas akhir pemasukan"

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete