Saturday, July 20, 2013

Pencatatan Aset dari hasil pengadaan dengan kontrak lump sum

Dalam pengadaan barang dengan kontrak lump sum, hasil pekerjaan telah diterima terdiri dari beberapa item.  Misal
 Komputer PC sebanyak 20

Lap top sebanyak  20
Printer sebanyak 30
 Dengan nilai penawaran total Rp. 275 juta rupiah.

Bagaimana pencatatan assetnya, mengingat kontrak lump sum, tidak ada harga penawaran untuk masing-masing item.
Dalam pencatatan asset dapat memakai pendekatan dari HPS yang dimiliki. Misal HPS nya sebagai berikut :
Komputer 20 x Rp.  10 juta = Rp. 200 juta
Laptop 20 x Rp. 6 juta = Rp. 120 juta
Printer 30 x Rp. 1 juta = Rp. 30 juta
Total HPS 350 juta

Nilai aset untuk satu komputer  = 200/350 x 275 jt : 20 = Rp. 7.857.143
Nilai aset untuk satu laptop  = 120/350 x 275 jt : 20 = Rp. 4.714.286
Nilai aset untuk satu printer   = 30/350 x 275 jt : 30 = Rp. 785.714

Rujukan :
PP 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintah
SAP Nomor 7 tentang aset tetap 

No comments:

Post a Comment