Friday, April 18, 2014

satu kesatuan konstruksi dan penunjukan langsung

Pembangunan Monumen dengan   total dana 70 M.
Pada tahun 2013 telah dilaksanakan dengan dana 50 M untuk pekerjaan Pondasi, Kolom, balok dan lantai sampai tingkat tiga ( 3 ) dari empat (  4 ) lantai yang direncanakan. Pada tahun 2014 akan dilaksanakan lagi lanjutan pekerjaan dengan dana 20 M untuk pekerjaan lanjutan kolom, balok, dan lantai untuk lantai 4 pada bangunan yang sama .
Pertanyaan :
1.    Apakah kondisi tersebut diatas  termasuk pengertian satu kesatuan konstruksi dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pasal 38 ayat (5 ) huruf b Perpres 70 taun 2012 ?
2.    Apakah pekerjaan pada tahun 2014 ini dapat dilaksanakan dengan sistim penunjukan langsung ?

Bila bangunan tersebut merupakan satu kesatuan konstruksi maka dapat dilakukan penunjukan langsung.

Mengenai satu kesatuan atau tidak silahkan dimintakan rekomendasi dari instansi teknis yaitu dinas PU / Kemen PU

2 comments:

  1. Ass. www. Satu kesatuan konstruksi sudah pasti karena dari total dana dan nilai dana yang telah dipakai dan sisa yang akan dikerjakan saja sudah jelas. Artinya tanpa mjeminta rekomendasi dari Menteri PU dan atau Dinas PU pun tidak masalah, karena yang melihata jelas satu kesatuan itu tentu PPK atau pejabat pembuat komitmen. Terim kasih.

    ReplyDelete
  2. Yang dimaksud dengan
    unforeseen condition adalah kondisi yang
    tidak terduga yang harus segera diatasi dalam pelaksanaan
    konstruksi bangunan. Misalnya penambahan jumlah atau panjang
    tiang pancang akibat kondisi tanah yang tidak terduga sebelumnya;
    atau diperlukan perbaikan tanah ( soil treatment ) yang cukup besar
    untuk landas pacu ( runway) yang sedang dibangun.
    Pekerjaan atas bagian-bagian konstruksi yang bukan merupakan
    satu kesatuan konstruksi bangunan atau yang dapat diselesaikan
    dengan desain ulang tidak termasuk dalam kategori
    unforeseen
    condition . Contoh : antara pondasi jembatan ( abuttment) dengan
    bangunan atas jembatan ( girder, truss , dsb)

    ReplyDelete