Tuesday, July 26, 2016

PENUNJUKAN LANGSUNG HARAM MUTLAK ?

Penunjukan langsung ?
Pengadaan itu tidak harus lelang.
Dimulai dari identifikasi kebutuhan
Dan identifikasi penyedia.
Hasilnya pengadaan dengan katalog / lelang / penunjukan langsung.
Kemudian dicari aturan terkait itu.

Kalo kebutuhannya memang Z dan penyedia barang Z hanya satu dan tidak ada di katalog maka kalo lelang namanya pura pura lelang, maka lakukan penunjukan langsung kepada penyedia sebenarnya (kalo mobil ke atpm), dengan klarifikasi teknis dan negosiasi kewajaran harga.
LKPP biasa juga memberi pendapat untuk penunjukan langsung,
Yang patut diingat adalah jangan sampai ada suap dan markup. Tetapi biasanya penunjukan langsung akan menjadi perhatian auditor , APH dsb, maka mungkin perlu pendapat LKPP, atau Kemen PUPR misalnya meski secara logika kita dapat berpikir bahwa itu bisa harusnya dengan penunjukan langsung. Namun capeknya nantinya dengan auditor dan APH , semoga terhindari dengan adanya rekomendasi resmi dari suatu instansi yang berwenang.
Kita perlu pura pura bodoh 😅 dengan meminta pendapat resmi.
Kalau tidak mau pura pura bodoh ya jangan membuat kegiatan di iklim indonesia katanya begitu😬.
Iklim kita kadang lebih sering mencari cari kesalahan prosedural daripada mencari keserakahannya. 

No comments:

Post a Comment