Tuesday, August 16, 2016

Anggaran Kegiatan Swakelola

Pengadaan, apakah melalui penyedia atau dilakukan secara swakelola, hal ini sudah kelihatan saat pengusulan anggaran dengan akun-akun tertentu yang digunakan.
Untuk dana dari APBN bila melalui penyedia,
1, terlihat dalam belanja modal akun 53xxxx dan belanja barang misal untu atk 52xxxx,
2. apabila instansi kita melakukan pengadaan untuk dihibahkan atau menjadi bantuan sosial,  terlihat di belanja hibah atau belanja

Sedangkan akun untuk swakelola untuk dana dari APBN sebagai berikut :
Swakelola yang dilaksanakan untuk instansi sendiri, akan memiliki akun sesuai kebutuhannya misal :
a. ATK akun 521211
b. Honorarium 521213, 522151
c. Perjalanan dinas 524111
dst

Swakelola dengan instansi pemerintah lain
Akun 522 191

Swakelola dengan kelompok masyarakat
Akun 522 191


Atau belanja hibah dan belanja bantuan sosial dalam bentuk uang yang diterima oleh instansi lain/kelompok masyarakat, selanjutnya instasi lain / kelompok masyarakat melakukan pengadaan.

Rujukan

Belanja Barang dan Jasa adalah pengeluaran untuk pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan/atau jasa yang dipasarkan maupun yang tidak dipasarkan dan pengadaan barang yang dimaksudkan untuk diserahkan atau dijual kepada masyarakat/Pemerintah Daerah (Pemda) dan belanja perjalanan. Dalam pengertian belanja tersebut termasuk honorarium dan vakasi yang diberikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa. Belanja Barang terdiri atas Belanja Barang (Operasional dan Non-Operasional), Belanja Jasa, Belanja Pemeliharaan, Belanja Perjalanan, Belanja Badan Layanan Umum (BLU), serta Belanja Barang Untuk Diserahkan Kepada Masyarakat/Pemda. 

Belanja Modal Adalah pengeluaran untuk pembayaran perolehan aset tetap dan/atau aset lainnya atau menambah nilai aset tetap dan/atau aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi dan melebihi batas minimal kapitalisasi aset tetap/aset lainnya yang ditetapkan pemerintah. Dalam pembukuan nilai perolehan aset dihitung semua pendanaan yang dibutuhkan hingga aset tersebut tersedia dan siap digunakan. Aset tetap/aset lainnya tersebut dipergunakan untuk operasional kegiatan sehari-hari suatu Satker atau dipergunakan oleh masyarakat/publik, tercatat sebagai aset K/L terkait dan bukan dimaksudkan untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat/Pemda. Belanja Modal terdiri atas Belanja Modal Tanah, Belanja Modal Peralatan dan Mesin, Belanja Modal Gedung dan Bangunan, Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan, 

Belanja Hibah Adalah pengeluaran pemerintah berupa transfer dalam bentuk uang/ barang/jasa yang dapat diberikan kepada pemerintah negara lain, organisasi internasional, Pemda, atau kepada perusahaan negara/daerah yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukkannya, bersifat sukarela, tidak wajib, tidak mengikat, tidak perlu dibayar kembali dan tidak terus menerus, yang dilakukan dengan naskah perjanjian antara pemberi hibah dan penerima hibah kepada pemerintah negara lain, organisasi internasional, dan Pemda dengan pengalihan hak dalam bentuk uang, barang, atau jasa. Termasuk dalam belanja hibah adalah pinjaman dan/atau hibah luar negeri yang diterushibahkan ke daerah. 

Belanja Bantuan Sosial adalah pengeluaran berupa transfer uang, barang atau jasa yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial, meningkatkan kemampuan ekonomi dan/atau kesejahteraan masyarakat. 

Bagaimana dengan dana APBD  ?
Rekening anggaran masih belum bisa membedakan untuk kegiatan dilakukan secara swakelola atau melalui penyedia.

1 comment: