Saturday, October 15, 2016

TANGGUNG JAWAB KONSULTAN PERENCANA


Konsultan perencana bertanggung jawab terhadap hasil desain sekurang-kurangnya sampai produk desain tersebut selesai dilaksanakan pembangunannya, sepanjang lingkup dan /atau kondisi lingkungan masihsesuai dengan kriteria desain awal

Konsultan perencana yang tidak cermat sehingga hasil desain tidak dapat dilaksanakan, dikenakan sanksi berupa keharusan menyusun kembali perencanaan dengan beban biaya dari konsultan perencana yangbersangkutan , apabila tidak bersedia dikenakan sanksi masuk dalam daftar hitam atau sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi Perencana dan/atau Pengawas Konstruksi untuk pekerjaan lanjutan yang secara teknis merupakan kesatuan konstruksi yang sifat pertanggungannya terhadap kegagalan bangunan tidak dapat dipecah-pecah dari pekerjaan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, dapat dilakukan dengan metode Penunjukan Langsung.



Kontrak Lump Sum Jasa Konsultansi didasarkan atas produk/keluaran  (Output based) yang harus dihasilkan konsultan sesuai dengan  Kerangka Acuan Kerja/TOR. Jenis pekerjaan pada kelompok ini yaitu feasibility study, design ,  study ,  evaluasi/kajian/ telaah, pedoman,  petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis, produk hukum, sertifikasi, dan
lainnya.

Kontrak Harga Satuan Jasa Konsultansi didasarkan atas input (tenaga  ahli dan biaya - biaya langsung terkait termasuk perjalanan dinas) yang  harus disediakan konsultan (
Input based ) untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja/TOR. Jenis pekerjaan pada kelompok ini yaitu supervisi/pengawasan pekerjaan konstruksi, monitoring, manajemen konstruksi, survey, dan lainnya.


No comments:

Post a Comment