header 2

𝘉𝘭𝘰𝘨 𝘪𝘯𝘪 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘱𝘳𝘪𝘣𝘢𝘥𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘶𝘬𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘫𝘶𝘢𝘯 𝘐𝘯𝘥𝘰𝘯𝘦𝘴𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩 , 𝘦𝘧𝘪𝘴𝘪𝘦𝘯,𝘦𝘧𝘦𝘬𝘵𝘪𝘧,𝘵𝘳𝘢𝘯𝘴𝘱𝘢𝘳𝘢𝘯,𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘪𝘯𝘨, 𝘢𝘥𝘪𝘭/𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮𝘪𝘯𝘢𝘵𝘪𝘧 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶𝘯𝘵𝘢𝘣𝘦𝘭.

PPK Konstruksi bukan dari dinas PU / Kemen PU PR

PPK Konstruksi
Bukan dari dinas PU / Kemen PU
Perlu melakukan pengendalian lebih intensif mengenai prestasi pekerjaan / progres ( mutu, volume, waktu dan biaya ), dengan melakukan rapat mingguan bersama penyedia dan tim teknis kemudian rapat bulanan bersama dengan APIP dan TP4D
Artinya perlu dana administrasi kegiatan yang cukup.
Bagaimana alokasi anggaran untuk adm kegiatan ?

Lupakan adanya kesempatan 50 hari kerja, lakukan pengendalian kontrak sejak awal dan dari waktu ke waktu

Pendapat pak Alwi Ibrahim 

Biasanya rapat rutin pengendalian dilaksanakan setiap 2 mingguan shg dalam 1 bln apabila tidak ada hal yg krusial dilaksanakan 2x.
Rapat 2 mingguan ini pd hakekatnya keperluannya kontraktor/penyedia dlm rangka menyepakati hal2 yg terkait progres (on or missed the schedule), masalah2 design variations, moke up, shop drawing, test material dll, untuk memastikan semua sesuai dgn yg diperjanjikan dan sesuai kriteria yg disepakati dalam PCM. Sehingga saat kontraktor mengajukan SPP termin no dispute or misunderstood.

Oleh krn rapat itu untuk keperluan kontraktor mk PPK tdk perlu menyediakan minum dan snack terserah kontraktor.
Harusnya kita membiasakan kalau rapat tidak perlu menyediakan snack dll. Kalau kita rapat di negara tetangga singapur atau negara lainnya tidak pernah disediakan makan/minuman scr berlebihan kalaupun kita mau minum biasanya disediakan coffeemaker disudut dan biasanya juga bikin sendiri atau didepan ruang rapat disediakan vending machine makanan kalao mau yg beli sendiri, shg kita tidak perlu alokasikan anggaran khusus.

Post a Comment

0 Comments