Monday, March 23, 2020

pengadaan bahan bakar minyak berdasar Perpres 16 tahun 2018

1.    Kami memiliki kebutuhan dan anggaran pengadaan untuk bahan bakar minyak senilai rp 360 juta, bagaimana pengadaannya ?
Sesuai Pepres 16 tahun 2018 pada pasal 61 , disebutkan ada pengadaan yang dikecualikan.
Di ayat 2 disebutkan
Pengadaan Barang/Jasa yang dilaksanakan berdasarkan tarif yang dipublikasikan secara luas kepada masyarakat;

                  
          PerLKPP Nomor 12 Tahun 2018
Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Yang Dikecualikan Pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

2.   Jadi pengadaan bahan bakar senilai Rp 360 juta dilakukan sebagai pengadaan yang dikecualikan, bagaimana sebenarnya prosedurnya ?
Prosedur detail ada Perlkpp no 12 tahun 2018 dengan garis besar sbb :
a.  Membuat perencanaan, seperti kebutuhan anggaran dan volume ( tidak perlu menyusun hps dan spek )
b. PPK menetapkan mekanisme pembayaran melalui pembayaran secara berlangganan/periodik atau pembayaran secara total penggunaan.
c.   Transaksi ke spbu ( Stasiun pengisian bahan bakar )

3.   Jadi tidak perlu membuat spek dan HPS
Spek sesuai kebutuhan bahan bakar kendaraan dan sesuai aturan bbm yang bisa digunakan untuk instansi pemerintah seperti solar industry.
HPS tidak perlu karena dimana-mana harganya sudah sama.

4.   Kontrak nya bagaimana pak
Kalo berlangganan atau periodik maka cukup dilakukan dengan nota , struk , kuitansi
Kalo secara total penggunaan dapat menggunakan kontrak

5.   Harga BBM secara periodik sering berubah ubah, tidak sama,  bagaimana dengan hal ini?
Harga di semua spbu secara bersamaan khan berubah-ubah, ya diiikuti saja harganya.

6.   Pengadaan ini berapapun tidak tender, namun apakah untuk nilai rp 360 juta diperlukan pokja pemilihan.
Capek-capek memproses untuk tender untuk apa ?  Tidak perlu, karena dimana-mana harganya sama

7.   Jadi tidak perlu juga pejabat pengadaan ?
Ya

8.   Pesan apa untuk para PPK ?
   - Gunakan alat kontrol dengan kupon dan nomor kendaraan
- PPK dapat dibantu oleh staf atau tim pendukung
-  serta pakailah produk-produk Indonesia

No comments:

Post a Comment