Minggu, 12 Mei 2013

Klarifikasi dan Negosiasi untuk Konsultan Perorangan



Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pejabat Pengadaan dengan Penyedia yang bersangkutan.


Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk meyakinkan kejelasan teknis dan biaya, dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli, serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal;

Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama:
a.    kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya;
b.    volume kegiatan dan jenis pengeluaran; dan
c.     biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran.

Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan, dengan ketentuan biaya satuan dari biaya langsung personil, maksimum 2,5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan;

Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran, agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS, tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis.

Biaya satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar.

Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar, maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran.

Apabila klarifikasi dan negosiasi tidak mencapai kesepakatan, maka Pejabat Pengadaan menyatakan Pengadaan Langsung dinyatakan gagal, dan mengundang penyedia lain.

Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi.

Referensi SDP Pengadaan Langsung untuk konsultan Perorangan berdasar Perka No. 15 tahun 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar