Friday, September 6, 2013

Bentuk pembayaran kontrak lumpsum


Pada Perpres 70 tahun 2012 pasal 89 ayat 1, pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk:
a.    pembayaran bulanan;
b.    pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin); atau
c.   pembayaran secara sekaligus setelah penyelesaian pekerjaan.

Pembayaran untuk kontrak lumpsum dapat dilakukan secara termin atau sekaligus. Yang paling tepat untuk kontrak lump sum yaitu menggunakan pembayaran sekaligus, mengingat kontrak lump sum mempunyai ketentuan bahwa total harga penawaran bersifat mengikat (pasal 51 ayat 1e).

Namun bila kontrak dilakukan pembayaran secara sekaligus sering hal tersebut memberatkan penyedia, sehingga kita dapat menggunakan pembayaran secara termin. Pembayaran secara termin agar diatur tahapan-tahapan pencapaian pekerjaan yang dapat dinilai sebagai sebagai termin.

Sekedar contoh sebagai berikut :

Termin
% Kemajuan pekerjaan
Tahapan pekerjaan
Pembayaran
1
10%
Telah selesai ....
10% dari kontrak
2
40%
Telah selesai....
30% dari kontrak
3
70%
Telah selesai....
30% dari kontrak
4
100%
Telah selesai....
30% dari kontrak



1 comment:

  1. Pak Mudji, saya baru mau coba ikut lelang pengadaan, ada saran?

    ReplyDelete