Friday, September 27, 2013

SNI dalam pengadaan



Dalam pengadaan disarankan memaksimalkan penggunaan SNI (Standar Nasional Indonesia)
Pertanyaannya apakah dengan menyebut spesifikasi akankah mengarah kepada produk tertentu.
Bila yang memiliki SNI ada banyak maka dilakukan dengan pelelangan untuk nilai di atas Rp. 200 juta. Sedangkan untuk nilai dibawah Rp 200 juta dilakukan dengan pengadaan langsung. 
Dalam hal yang memiliki SNI hanya satu dilakukan dengan penunjukan langsung.
Penyebutan SNI sangat disarankan karena akan mengurangi tahapan uji mutu.
Untuk penawaran yang menyampaikan SNI, kita dapat mengklarifikasi atau mengecek SNI yang disebut di penawaran dengan mengecek di www.sisni.bsn.go.id
Penawaran penyedia yang ditunjuk sebagai pemenang dan menawarkan SNI, selanjutnya dalam kontrak dicantumkan mengenai SNI yang disampaikan.
Pasal 96 ayat 3a
Perjanjian/Kontrak wajib mencantumkan persyaratan penggunaan  Standar Nasional Indonesia (SNI) atau standar lain yang berlaku dan/atau standar internasional yang setara dan ditetapkan oleh instansi terkait yang berwenang;

1 comment:

  1. Saya sangat setuju & mendukung penuh regulasi pemerintah mengenai SNI karena dengan begitu produk dalam negeri dapat berjaya di negerinya sendiri. Tapi Alangkah baiknya pemerintah sendiri bisa menjadi contoh atas penerapan regulasi tsb. Bukan cuma sebagai regulator tetapi sebagai eksekutor. Sebab ada beberapa produk dalam negeri yg masih belum mendapatkan tempat di negerinya sendiri. Salam Indonesia Jaya

    ReplyDelete