Wednesday, December 11, 2013

Kontrak berakhir diteruskan atau diputus

Kontrak berakhir tanggal 14 Desember 2013
Baru selesai 89%, dalam penilaian bersama diperkirakan bila diberi perpanjangan waktu 30 hari (s.d. 13 Januari 2014) akan selesai 100%.

Untuk pekerjaan yang sampai 89% bisa dimanfaatkan tanpa ada yang 11%  maka kontrak diputus saja.
Namun untuk pekerjaan yang sampai 89% menjadi belum bisa dimanfaatkan maka perlu dipertimbangkan untuk dilanjutkan. Pertimbangannya :
1. apakah penyedia masih memiliki kemampuan melanjutkan dengan denda, dan
2,  apakah masih bisa dibayar berdasarkan mekanisme keuangan (ini perlu dikoordinasikan dengan bagian keuangan).

Kontrak tahun tunggal, anggarannya tidak bisa berlanjut ditahun berikutnya, namun pekerjaan bisa berlanjut diselesaikan  ditahun berikutnya dengan denda. Anggarannya darimana ? Dari revisi anggaran DIPA 2014 yang tersedia. Sekali lagi ini perlu dikoordinasikan dengan bagian keuangan.

Aturan untuk dana APBN yang perlu Saudara cermati :
1. Peraturan Pemerintah No. 45 tahun 2013
2. Peraturan Menteri Keuangan No. 25 tahun 2012 yang sampai hari ini ( 12-12-2013) masih berlaku, yang kemungkinan akan ada aturan pengganti.
3. Peraturan Dirjen Perbendaharaan No. 42 tahun 2013

7 comments:

  1. Pak Mudji..... Kami Penerima APBN-P belanja modal berupa pembangunan gedung tahap finishing, menurut perkiraan konsultan pengawas sampai dengan berakhirnya kontrak per 31 desember 2013 pekerjaan tidak akan selesai (100%).... kemungkinan hanya 80% saja, sedangkan batas pembayaran LS dari KPPN tanggal 23 desember 2013...

    Yang saya tanyakan...Di Kemungkinan Pertama..... kami berencana untuk mencairkan dana 100% (sekaligus, tidak menggunakan termin) karena waktunya yang sempit... tetapi dengan jaminan... bagaimana mekanismenya pak??? kami minta saran dan masukannya...He3... Kami ingin selamat pak...

    atau kemungkinan ke-2... PER TANGGAL 31 DESEMBER 2013, Kami BAYAR SESUAI DENGAN PERCAPAIAN PEKERJAAN (80%) dan sisa anggarannya dikembalikan ke kas negara tapi dikawatirkan... TAHUN DEPAN TIDAK ADA ANGGARAN lagi pak untuk pembangunan gedung...sedangkan gedung akan segera digunakan...
    Kami Mohon sarannya pak… karena ini berisiko… Terima Kasih…

    ReplyDelete
  2. Pak Mudji..... Kami Penerima APBN-P belanja modal berupa pembangunan gedung tahap finishing, menurut perkiraan konsultan pengawas sampai dengan berakhirnya kontrak per 31 desember 2013 pekerjaan tidak akan selesai (100%).... kemungkinan hanya 80% saja, sedangkan untuk batas pembayaran LS dari KPPN tanggal 23 desember 2013...

    Yang saya tanyakan...Di Kemungkinan Pertama..... tanggal 23 Desember 2013, kami berencana untuk mencairkan dana 100% sesuai kontrak (sekaligus, tidak menggunakan termin) karena waktunya yang sempit... tetapi dengan jaminan... bagaimana mekanismenya pak??? kami minta saran dan masukannya...He3... Kami ingin selamat pak...

    atau kemungkinan ke-2... PER TANGGAL 23 DESEMBER 2013, Kami BAYAR SESUAI DENGAN perkiraan PERCAPAIAN PEKERJAAN (80%) dan sisa anggarannya dikembalikan ke kas negara tapi dikawatirkan... TAHUN DEPAN TIDAK ADA ANGGARAN lagi pak untuk pembangunan gedung...sedangkan gedung akan segera digunakan...
    Kami Mohon sarannya pak… karena ini berisiko… Terima Kasih…

    ReplyDelete
    Replies
    1. ikuti aturan langkah2 akhir tahun. bila ke tahun depan dananya tidak ke sana lagi artinya pekerjaan bisa ke 2014 tetapi harus melakukan revisi DIPA 2014, ngambil anggaran 2014 untuk dijadikan pembayaran kegiatan ini (namun tanyakan lebih detail ke Kemenkeu)....

      Delete
  3. Terima kasih sarannya pak Mudji., kami perlu lebih detail memperhatikan langkah2 akhir tahun dan PMK, 2013 pelaksanaan sistem pekerjaan tahun anggaran., harus benar2 kami perhatikan takut salah perlakuan. He3

    ReplyDelete
  4. Mohon koreksinya jika salah pak.
    Dari segi tanggal. 163/PMK.05/2013 dikeluarkan tanggal 26 November 2013, perdirjen 42 th 2013 tanggal 21 November 2013, sedangkan untuk PMK.25 th 2012 pada tanggal 12 Desember 2013 masih berlaku pak.
    Kemudian dari segi judul:
    163/PMK.05/2013:
    "Tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Dan Pengeluaran Negara Pada Akhir Tahun Anggaran"
    perdirjen 42 th 2013:
    "Tentang Langkah2 akhir Tahun 2013"
    Sedangkan PMK.25 th 2012
    "Mengenai Tentang Pelaksanaan Sisa Pekerjaan Tahun Anggaran Berkenaan"

    Dan sudah soca cek pak, tidak ada peraturan pengganti perihal PMK 25 th 2012. Perihal yang diaturkan pun berbeda.
    Disini kita dihadapkan dengan 2 opsi pak.
    Kebijakan luncur yang mengacu pada PMK 25 yg masih sangat mungkin dilakukan,
    Dan kegiatan yang harus cut off.
    kemudian mengacu pada PerPem 45 pun tidak membahas dengan rinci soal sisa pekerjaan, karena sudah tertuang dalam PMK 25. Pak.
    Mohon koreksinya pak

    ReplyDelete
  5. mohon di baca permendagri no 27 tahun 2013 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2014 pada lampiran angka romawi IV nomer 36 huruf e

    ReplyDelete
  6. Mohon arahan dan masukan...
    Saya pelaksana kegiatan pengadaan mebeleuir senilai 1,3 miliar dengan masa kontrak berakhir pada 26 Desember 2015. Dalam pemeriksaan terakhir pada 25 desember 2015 pihak PPKo beserta timnya ketersediaan meja kursi sdh mencapai 75 persen, meski demikian perakitan komponen terus kami lakukan dan diperkirakan pada 29 desember ketersediaan meja kursi bisa mencapai 100 persen.
    namun, tanpa kompromi pihak PPKo melakukan pemutusan kontrak secara sepihak tertanggal surat pemutusannya pada 28 desember 2015.
    Mohon arahan dan pencerahan, baik untuk PPko maupun untuk kami sebagai pelaksana kegiatan tersebut.
    posisi kami sangat dirugikan, ratusan set meja kursi sekolah menumpuk di gudang, merugi ratusan juta rupiah, bahkan perusahaan kami pun terancam di blacklist dan uang jaminan pun menjadi hak negara.

    ReplyDelete