Sunday, December 1, 2013

KURANG KOMPETENSI ATAU TIDAK MEMAHAMI PROSEDUR ATAU SALAH PROSEDUR DALAM PENYELENGGARAAN KEUANGAN NEGARA YANG TIDAK SENGAJA BISA DIHUKUM PIDANA ?



Pasal 3 UU TIPIKOR (Undang-undang Nomor. No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Sebagaimana Telah Diubah Dengan Undang-undang nomor 20 Tahun 2001)
-          Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi,
-   menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan
-          yang  dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara”

Pasal 2 ayat (1) UU TIPIKOR
Setiap orang yang secara melawan Hukum memperkaya diri sendiri atau korporasi  yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Kalau orang  korupsi atau menerima uang, jelas dapat dihukum, bagaimana kalau dia tidak menerima apapun tetapi melakukan kesalahan prosedural aturan. Berarti dia hanya melanggar hukum administrasi negara. Dalam UU Tiplikor ada kata yang menarik yaitu “dengan  tujuan” . Jadi dengan tujuan memperkaya diri, yang niat dengan tujuan memperkaya diri dalam kewenangan penggunaan dana negara dapat dihukum.

Perlu pembuktian adanya yang dengan tujuan yaitu telah menerima.

Di banyak negara melanggar prosedural aturan adalah dikenakan hukum administrasi.

Pendapat ini, berbeda dengan pendapat disebagian praktisi hukum di Indonesia yang menganggap  melanggar aturan adalah pidana bila ada kerugian negata,  baik disengaja ataupun tidak.    

Dalam hal bukan kesengajaan atau bukan dengan tujuan memperkaya diri, maka kesalahan administrasi yang ada kerugian negarapun  perlu  ditinjau kembali bahwa hal tersebut bukan tindakan korupsi. Kalau ada ketidakpatutan harga akibat proses yang bukan “dengan  tujuan”, diminta setor saja ke kas negara/kas daerah.

Menurut Januar Indra  di Belanda, tidak ada pelaku pengadan barang jasa  yang melanggar prosedur pengadan barang jasa   dipidana, disana cuma dipecat dan diberikan semacam blacklist oleh komunitas pengadan barang jasa  di Bbelanda dan Uni Eropa sehingga dia tidak akan bisa lagi ikut serta dalam semua urusan pengadan barang jasa di Belanda dan Uni Eropa.

Jangan sampai pembangunan dan kemajuan negeri ini tersandera oleh penerapan hukum yang tidak tepat.

1 comment:

  1. KABAR BAIK BERITA BAIK

    Halo semuanya, saya SUWANDI dari Indonesia. Saya menyarankan Anda semua di sini untuk tidak mengajukan pinjaman di mana-mana untuk perusahaan atau pemberi pinjaman di halaman web ini, sebagian besar perusahaan di sini adalah palsu, curang dan penipuan, dan juga beberapa kesaksian di sini salah mereka adalah orang yang sama. Karena itu, berhati-hatilah untuk tidak menjadi mitra mangsa Indonesia. Saya ditipu empat kali sekitar Rp 200.000.000 untuk biaya pendaftaran, biaya transfer, bea masuk dan biaya asuransi, setelah pembayaran ini saya tidak mendapatkan pinjaman, tetapi mereka meminta saya untuk membayar lagi dan lagi. Ini akan menarik Anda untuk Mengetahui ada undang-undang tentang pembiayaan hukum atau aturan boardings ini dalam memperoleh pinjaman dari setiap hukum pemberi pinjaman atau perusahaan. Saya bersyukur bahwa saya menerima pinjaman cepat sebesar $ 250.000 dari sebuah perusahaan yang teman saya Achmad Halima telah perkenalkan. Perusahaan pinjaman yang benar dan dapat dipercaya (ALEXANDER ROBERT). Mereka sekarang adalah perusahaan terbesar di AS, Eropa, dan di seluruh Asia. Misi dan komitmen Anda kepada Alexander's Loan Company didedikasikan untuk memudahkan impian Anda dan membantu kita semua yang telah ditipu dan ditipu dalam proses mendapatkan pinjaman segera, memberi Anda keramahan kelas dunia. Perusahaan Pinjaman Alexander atau pemberi pinjaman tahu apa yang harus ada di sepatu Anda dan mereka berusaha keras untuk tidak melupakan perasaan itu. Mereka akan mendapatkan kepercayaan Anda dengan menyampaikan kepada Anda informasi yang perlu Anda ketahui, jika Anda perlu tahu dan hak untuk menawarkan pinjaman (pedagang atau pinjaman pribadi) dan layanan keuangan.

    Saya sangat berbakti untuk membantu negara saya mendapatkan pinjaman terhadap penipuan dan segera, email saya adalah (suwandirobby01@gmail.com) atau (achmadhalima@gmail.com)

    Hubungi saya atau (alexanderrobertloan@gmail.com) untuk informasi lebih lanjut, saya bersedia membantu. Tuhan memberkati kalian semua.

    ReplyDelete