Tuesday, December 3, 2013

Surat dukungan pabrikan

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada penjelasan Pasal 96 ayat (9) dinyatakan bahwa untuk pengadaan barang impor dilengkapi dengan sertifikat keaslian (certificate of origin) dan surat dukungan pabrikan/prinsipal (supporting letter).

Surat dukungan pabrikan dimaksudkan untuk memberi jaminan ketersediaan barang serta adanya layanan purna jual/ketersediaan suku cadang dari pabrikan. Distributor resmi dari pabrikan dapat memberikan dukungan sepanjang telah memperoleh ijin dari pabrikan yang bersangkutan untuk menerbitkan surat dukungan pabrikan/prinsipal dimaksud

Penerbitan maupun pencabutan surat dukungan oleh pabrikan/principal kepada peserta lelang merupakan hak prerogatif dari pabrikan/prinsipal tersebut. Meski demikian harus diingat bahwa penerbitan maupun pencabutan surat dimaksud harus murni berdasarkan etika dan kaidah bisnis yang baik bukan berdasarkan kepentingan untuk melakukan persekongkolan atau monopoli yang akan bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pemberi dan yang diberi surat dukungan, mengingat adanya kemungkinan risiko atau ketidakjelasan maka perlu membuat kejelasan adanya dukungan dan kesepakatan yang jelas mengenai adanya hak dan kewajiban sehubungan dengan surat dukungan. 

2 comments:

  1. Ketentuan mengenai certificate of origin untuk pengadaan alkes ada dimana pak?

    ReplyDelete
  2. Untuk pengadaan barang yang bukan impor, apa diperbolehkan menyaratkan surat dukungan pabrikan semata-mata untuk menjamin ketersediaan barang dan apa juga boleh mensyaratkan sertifikat HAKI/Merk untuk barang tersebut guna menjamin kepastian dan keaslian barang tersebut?

    ReplyDelete