Monday, September 22, 2014

waktu pelaksanaan kontrak , kurang dari waktu dalam dokumen pengadaan



Pelelangan pekerjaan konstruksi, direncanakan 90 hari, namun karena proses lelang yang memakan waktu, pada saat ini, hanya tersisa waktu s.d akhit tahun anggaran menjadi 80 hari saja.
Bagaimana penyelesaiannya ?
Bila saat ini belum kontrak, maka dapat disampaikan ke penyedia yang pemenang lelang, bahwa waktunya hanya 80 hari saja. Penyedia diminta menyelesaikan output dalam 80 hari (dengan kemungkinan tambah alat, tenaga kerja atau tambah jam kerja), bila penyedia tidak  bersedia dengan alokasi waktu yang hanya 80 hari, maka penyedia dapat mengundurkan diri, tanpa dikenakan sanksi.
Selanjutnya dapat ditunjuk penyedia berikutnya.
Dalam hal  sudah kontrak  maka dapat dilakukan addendum kontrak .  Addendum dapat menyebabkan nilia kontrak tetap atau nilai kontrak berubah, misal menjadi berkurang.
PPK dalam memiliki kompetensi dapat memutuskan sendiri mengenai addendum kontrak, namun dalam hal PPK tidak memiliki kompetensi maka dapat dibantu panitia peneliti kontrak.  Penyedia dapat menyatakan sanggup menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang kurang tersebut (80 hari) atau berhubung waktu yang kurang dapat disepakati untuk dilakukan pengurangan volume pekerjaan atau pengurangan item-item pekerjaan.

Bila ada pertanyaan agar disampaikan ke www.konsultasi.lkpp.go.id

1 comment:

  1. Mohon izin bertanya Pak, jika pekerjaan konstruksi tersebut sudah kontrak dan menggunakan kontrak lump sum, apakah bisa dilakukan pengurangan volume pekerjaan atau pengurangan item-item pekerjaan ?
    (referensi Perpres 70 tahun 2012 pasal 51 tentang kontrak lump sum dan pasal 87 tentang perubahan kontrak)
    terimakasih Pak

    ReplyDelete