Saturday, November 1, 2014

Peran konsultan pengawas dalam pemutusan pekerjaan konstruksi



Kami punya permasalahan sebagai berikut (Lelang Konstruksi) :
1. Sudah ada kontrak dengan penyedia ,berakhirnya kontrak di tgl 26 November 2014

2. Pertanggal 24 Oktober kami sudah layangkan Surat Peringatan Pertama kepada penyedia jasa dikarenakan sudah 30 hari kalender, progress pekerjaan masih NOL.  demikian juga dengan konsultan pengawas sudah memberingatan surat teguran dan surat peringatan.
3. Kami (PPK dan Tim Teknis juga K. Pengawas) sudah memberikan ultimatum kepada penyedia jasa bahwa jika pada minggu ini tidak ada itikad baik untuk melaksanakan pekerjaan maka kami akan layangkan Surat Pemutusan Kontrak secara sepihak dengan konsekwensi bahwa jaminan pelaksanaan akan kami cairkan dan setor ke kas negara dan perusahaan tsb akan kami usulkan untuk dimasukkan dalam daftar hitam.

Pertanyaan kami adalah :
1 Bagaimana kami membayar Konsultan pengawas ? apakah disesuaikan dengan tanggal kerja (30 hari kalender) karena dalam kontrak dengan pengawas direncanakan pekerjaan konstruksi dilaksanakan selama 60 hari kalender.
2. Jika bisa dibayar konsultan pengawasannya yang kami khawatirkan adalah, pekerjaan tidak ada (berjalan) namun konsultan pengawasnya juga dibayar.  (kondisinya konsultan pengawas selalu hadir dilokasi namun kontraktor tidak hadir juga).

Tanggapan :
1.  Dilihat diklausul kontraknya
2.   Kemudian dilihat peran faktanya dengan klasusul kontrak
3.  Dalam hal sudah sesuai yang disyaratkan di kontrak maka penyedia bisa dibayar,  dalam hal ini adalah antara lain karena kesalahan penyedia konsultan pengawas  maka penyedia hanya bisa dibayar sesuai yang disyaratkan dalam kontrak.
4.  Karena kontrak konstruksinya diputus, selanjutnya  penyedia jasa pengawasan, dalam hal tidak ada penerusan pekerjaan maka kontraknya diputus.
5.  Dalam hal ada sanksi, agar disesuaikan dengan kontraknya.

No comments:

Post a Comment