Tuesday, December 29, 2015

BATASAN PERAN PPHP

Endang Diah Pitaloka 
PPPH bekerja dipenghujung pekerjaan. Bekerja jika ada permintaan pemeriksaan dr PPK. Efektif bekerja maksimal 1 minggu dan tergantung item pekerjaan yg diperiksa. Pemeriksaan berupa "hasil pekerjaan" dari tim pelaksanaan teknis kegiatan (pengawas, konsultan jika ada, PPTK dan penyedia sendiri). Hasil berupa administrasi kegiatan, jika sdh lengkap dan memenuhi syarat dlm kontrak baru dilanjutkan pemeriksaan visual/teknis "hasil pekerjaan" fisik dr penyedia. 

Dalam hal ini metode pemeriksaan sangat diperlukan dlm tahapan pemeriksaan agar jelas batas tufoksi dr pengawas/konsuktan pengawas yg dibayar full bekerja disepanjang kegiaran pekerjaan dg tugas PPHP yg berada hanya diujung pekerjaan hingga tdk menjebak diri masuk dlm tufoksi pihak lainnya. Pemeriksaan pphp baiknya mengukur apa yg bs terukur dan mengecek dg back up data serta dok foto yg ada. Mengenai kualitas kembalikan pada hasil laboratorium dan laporan konsultan pengawas. Jika merasa kurang dan ragu dpt meminta PPK utk mendpt bantuan teknis dr pihak lain yg berkompeten. Jadi tim PPHP jgn mempersulit diri. Uraiakan secara jelas "metode pemeriksaan" dlmBAST PHO yg dibuat dan dittd. Sangat tdk adil jk PPHP yg menjalankan tugas hanya dipenghujung pekerjaan mengambil tgjwb dr tugas pengawas, konsultan pengawas, penyedia dan PPK. Demikian

Tulisan ini di dapat dari fanspage facebook "ikatan ahli pengadaan indonesia"

No comments:

Post a Comment