Tuesday, December 20, 2016

MATERIAL ON SITE ( MOS ) UNTUK PEKERJAAN KONSTRUKSI

 Perpres 54 tahun 2010 diubah terakhir dengan Perpres 4 tahun 2015

Pasal 89
2a) Pembayaran untuk pekerjaan konstruksi, dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang (Perpres 4 tahun 2015)

(4)      Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana diatur pada ayat (2) dan ayat (2a), pembayaran dapat dilakukan sebelum prestasi pekerjaan diterima/terpasang untuk:
c.    pembayaran peralatan dan/atau bahan yang menjadi bagian dari hasil pekerjaan yang akan diserahterimakan, namun belum terpasang.

Silakan baca juga Perka LKPP No. 19 tahun 2014


Pasal 3
Pembayaran bulanan/termin untuk Pekerjaan Konstruksi, dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang, termasuk peralatan dan/atau bahan yang menjadi bagian dari hasil pekerjaan yang akan diserahterimakan, sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Kontrak.
Pasal (4)
(1)    Pembayaran terhadap peralatan dan/atau bahan yang menjadi bagian dari hasil pekerjaan yang akan diserahterimakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 harus memenuhi persyaratan:
a. merupakan bagian dari pekerjaan meskipun belum dilakukan uji fungsi (commisioning);
b. berada di lokasi yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Kontrak dan/atau perubahannya;
c. memiliki sertifikat uji mutu dari pabrikan/produsen;
d. bersertifikat garansi dari produsen/agen resmi yang ditunjuk produsen;
e. disetujui oleh PPK sesuai dengan capaian fisik yang diterima;
f. dilarang dipindahkan dari area lokasi yang ditetapkan sampai dengan waktu pemasangan dan/atau dipindahtangankan kepada pihak manapun sebagaimana tercantum dalam Kontrak dan/atau perubahannya; dan
g. Penyedia bertanggung jawab atas keamanan penyimpanan dan risiko kerusakan.

 (2)Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a sampai dengan huruf g dicantumkan dalam Kontrak dan/atau perubahannya.
(3)Dalam hal peralatan dan/atau bahan dibuat/dirakit oleh Penyedia, persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan huruf d dapat digantikan dengan Surat Persetujuan dari PPK.


(4)Pembayaran peralatan dan/atau bahan hanya diberikan untuk pekerjaan yang menggunakan kontrak harga satuan atau bagian pekerjaan yang menggunakan harga satuan pada Kontrak Gabungan Lump Sum dan Harga Satuan.


Di dalam Standar dokumen Pengadaan Kemen PU yang berdasar Permen PU 31 tahun 2015, disebutkan sebagai berikut :

Peralatan dan/atau bahan yang menjadi bagian permanen dari hasil pekerjaan yang akan diserahterimakan (material on site) yang sudah dibayar sebelumnya

Besaran yang akan dibayarkan dari material on site (berkisar antara 50% sampai dengan 70%). Besaran nilai pembayaran dicantumkan di dalam SSKK ;

Penentuan dan besaran pembayaran untuk item peralatan dan/atau bahan yang menjadi bagian permanen dari pekerjaan utama (material on site), ditetapkan sebagai berikut:

1. ....[diisi item peralatan/bahan].... dibayar .......%dari harga Kontrak

2. ....[diisi item peralatan/bahan].... dibayar .......% dari harga Kontrak

3. ................... dst

[contoh peralatan: eskalator, lift, pompa air stationer, turbin, peralatan elektromekanik; contoh bahan fabrikasi: sheet pile, geosintetik, konduktor, tower, insulator; contoh bahan jadi: beton pracetak]


Jadi pembayaran MOS asal sudah ditulis di kontrak dan barang sudah ada di lokasi pekerjaan.
Contoh barang LIFT, barangnya  sudah ada dilokasi dan ada mengenai  ini di kontrak maka dibayar sesuai kontrak.


No comments:

Post a Comment