Thursday, July 27, 2017

surat peringatan dalam pemutusan kontrak

Kontrak sebagai hukum perdata...
Dasar sengketa kontrak adalah tertulis atau formil
Maka teguran dilakukan secara tertulis seperti surat peringatan 1 ( sp 1),  sp2  dan sp 3, kemudian dilakukan pemutusan kontrak.

Bisakah di kontrak ditulis mengenai surat peringatan cukup dua kali saja (  sampai sp2 ) karena masa pengerjaan pekerjaan tidak begitu panjang ? Bisa

Bgmn kalo dikontrak tidak ditulis mengenai klausul surat peringatan ?
Anda sebelum memutus kontrak agar dilakukan pemberian surat peringatan  ( dapat sekali saja surat peringatannya )

Bagaimana kalo sudah berakhir tanggal kontrak atau sudah berakhir tahun anggaran, perlukah diberi surat peringatan untuk diputus ? Tidak perlu karena dengan berakhirnya kontrak atau berakhirnya tahun anggaran dengan sendirinya kontrak menjadi putus.

Silakan baca juga :

http://www.mudjisantosa.net/2016/12/pemutusan-kontrak-dan-surat-peringatan.html

No comments:

Post a Comment