Wednesday, October 11, 2017

MEMPERTANYAKAN MEMBERANTAS KESALAHAN PENGADAAN ATAU MEMBERANTAS Tindak pidana KORUPSI ?

Saya bukan  ahli atau pakar hukum, apalagi ahli pidana.
Tetapi ada pertanyaan yang membuat penasaran, kenapa hanya kesalahan pengadaan dan adanya kerugian negara dinilai menjadi kesalahan tindak pidana korupsi.
Kesalahan pengadaan diartikan sebagai ketidaksesuaian dengan peraturan yang ada. Peraturan yang mana ? Banyak
Peraturan pengadaan, Peraturan keuangan , Peraturan kemendagri, peraturan Kemen PUPR dst
Disamping banyak, juga sering berubah peraturan tersebut.
Dengan demikian, sangat mungkin seseorang pengelola pengadaan suatu ketika dapat terjadi melakukan adanya kesalahan, karena tidak tahu atau tidak update peraturan.
Tindak pidana korupsi diartikan adanya kolusi, perbuatan fiktif, suap, pemalsuan, penipuan dan mark up.
TETAPI ada pengertian lain bahwa adanya kesalahan prosedur dan kerugian negara sebagai perbuatan korupsi.
Aneh, tapi sering ini dipahami sebagai perbuatan tipikor.
Dasar rujukan ini pasal 2 UU Tipikor
(1) Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).
ð  Adanya melawan hukum ( kesalahan prosedur ) dan adanya kerugian negara = perbuatan tipikor
ð  Harusnya dicari mensrea ( niat jahat) yang terbukti secara tidak sah memperkaya diri sendiri atau secara tidak sah,  ada upaya jahat dari penyedia.

Pemahaman tipikor yang sempit yaitu kesalahan prosedur dan kerugian negara, adalah perbuatan korupsi. Selanjutnya fakta di lapangan hukum, hanya berhenti sampai disini dan vonis.

Harusnya dicari mensrea yang terbukti, yang secara tidak sah memperkaya diri sendiri atau secara tidak sah,  ada upaya jahat dari penyedia.

Jadi ketika tidak ketemu mensrea , tetapi terbukti adanya kerugian negara, harusnya diselesaikan upaya pengembalian kerugian negara.

Jika tidak ketemu perbuatan mensrea yang terbukti, maka tidak perlu dibawa ke Pengadilan Tipikor.
Kembalikan kerugian negara.

UU 31 tahun 99 UU TIPIKOR
Pasal 32
(1) Dalam hal penyidik menemukan dan berpendapat bahwa satu atau lebih unsur tindak pidana korupsi tidak terdapat cukup bukti, sedangkan secara nyata telah ada kerugian keuangan negara, maka penyidik segera menyerahkan berkas perkara hasil penyidikan tersebut kepada Jaksa Pengacara Negara untuk dilakukan gugatan perdata atau diserahkan kepada instansi yang dirugikan untuk mengajukan gugatan.
(2) Putusan bebas dalam perkara tindak pidana korupsi tidak menghapuskan hak untuk menuntut kerugian terhadap keuangan negara.

UU 30 tahun 2014
Pasal 20 ayat 4
Jika hasil pengawasan aparat intern pemerintah berupa terdapat kesalahan administratif yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, dilakukan pengembalian kerugian keuangan negara paling lama 10 (sepuluh) hari kerja terhitung sejak diputuskan dan diterbitkannya hasil pengawasan.

Jadi pertanyaannya kalau tidak ada mensrea yang terbukti, adakah terjadi kerugian negara ?
Kalau ada kerugian negara, kembalikan!

Siapa yang mengembalikan adalah yang menikmati kerugian negara.  Biasanya penyedia yang yang mengembalikan karena yang menikmati kelebihan bayar yang dinilai sebagai kerugian negara.

Pertanyaannya kalau tidak ada bukti mengenai mensrea yang terbukti, kenapa diajukan ke pengadilan ?
Pertanyaannya kalau tidak ada mensrea yang terbukti kenapa divonis bersalah penjara ?

Adakah negara lain, yang menghukum seperti ini, adanya kesalahan prosedur dan kerugian negara ,  tetapi tidak ada mensrea yang terbukti ?  Kayaknya nggak ada. Dihukum karena adanya yang diterima ( suap/rasuah/bribery).

Jadi kita ini , memberantas korupsi atau memberantas kesalahan pengadaan ?


1 comment:

  1. kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
    dan terima kasih banyak kepada AKI atas bangtuan nomor togel.nya yang AKI
    berikan 4 angka ((( 1 3 0 6 ))) alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
    dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
    ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
    allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
    kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
    sekali lagi makasih banyak ya AKI bagi saudara yang suka main togel
    yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,DI NO Cll (((082-313-336-747)))
    insya allah anda bisa seperti Saya menang togel 179
    juta, wassalam.
    dijamin 100% jebol saya sudah buktikan...sendiri....
    Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!

    1"Dikejar-kejar hutang
    2"Selaluh kalah dalam bermain togel
    3"Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel
    4"Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat
    5"Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
    tapi tidak ada satupun yang berhasil..

    Solusi yang tepat jangan anda putus asah....AKI SOLEH akan membantu
    anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
    butuh angka togel 2D 3D 4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin
    100% jebol
    Apabila ada waktu
    silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: Cll (((082-313-336-747)))
    KLIK DISINI ((((( ANGKA*RAMALAN*TOGEL*HARI*INI ))))
    angka GHOIB: singapur 2D/3D/4D/
    angka GHOIB: hongkong 2D/3D/4D/
    angka GHOIB; malaysia
    angka GHOIB; toto magnum 4D/5D/6D/
    angka GHOIB; laos

    ReplyDelete