Friday, April 27, 2018

Repeat order pekerjaan jasa konsultan ( berdasar p1618 )

Mohon penjelasannya...
Pekerjaan jasa konsultansi seperti apa yg bisa dilakukan repeat order sebagaimana ketentuan pasal 41 perpres 16/18?
Apakah boleh melaksanakan repeat order untuk pekerjaan yg sama tapi lokasinya berbeda?

Pekerjaan *yg berhubungan dgn pekerjaan sebelumnya.*
Contoh 2017 ada pekerjaan jasa konsultan pembuatan aplikasi
Di tahun 2018 ada pengembangan aplikasi.
Pekerjaan ini ( 2018 ) berhubungan dgn pekerjaan sebelumnya.
Sehingga bila dilakukan oleh *penyedia baru* ....penyedia harus mempelajari aplikasi sebelumnya dst sehingga kurang efektif n efisien. Lebih efektif atau efisien jika ditunjuk langsung penyedia sebelumnya ( repeat order ).

Contoh yang dapat repeat order pekerjaan jasa konsultan yaitu pengadaan jasa konsultan audit seperti KAP ( kantor akuntan publik ) untuk BPK RI

Pelaksanaan repeat order  dilakukan secara penunjukan langsung  dengan negosiasi kewajaran harga.

Repeat order untuk konsultan perencana yang melakukan design berulang sehingga pekerjaan bisa cepat dan harga bisa lebih murah

Petunjuk lebih lanjut mengenai repeat order akan di atur oleh peraturan LKPP

3 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. mohon pencerahan pak mudji di dalam repet order siapakah sebagai pelaksana penunjukan langsung tersebut apakah PPK ataukah Pejabat Pengadaan atau pokja karena disana terdapat negosiasi dilaksanakan oleh K/L/PD melakukan negosiasi untuk pengulangan pemesanan/pekerjaan dengan ketentuan penyedia yang sama sepanjang harga yang ditawarkan menguntungkan dengan tidak mengorbankan kualitas, terima kasih pak

    ReplyDelete
  3. Perpres 16 Tahun 2018 Pasal 12 ( b ). Pejabat Pengadaan melaksanakan penunjukan langsung yang bernilai paling banyak 200 juta. Jadi jika di atas 200 jt dilakukan oleh PPK. Trimakasih

    ReplyDelete