Monday, October 1, 2018

Pengadaan alkes ke satu penyedia ?

Mohon info :Bagaimana cara pengadaan alkes utk penyedianya adalah distributor tunggal ? Tk
Ditanyakan / dipastikan  ke user bahwa alatnya memang itu ( justifikasi teknis ) ..

Hati2 dg mengatakan alat satu2 nya
1.apakah semikian ? Sudahkan mencoba meminta mengundang penyedia alat medis lain?.....spt nya saat ini jarang alat medis yg hanya di monopoli 1 pabrikan.

Spt halnya kendaraan ktika 1 produsen membuat teknologi dari tdk akan lama pasti akan dibuat juga oleh pabrik lain....yg similar.....dalam sebuah artikel bahwa dalam persaingan membuat hand phone ktika satu produk dibuat maka pesaing akan membongkar produk tsb untuk dicari kelemahan dan akan diciptakan handphon baru dg spesifikasi yg lebih unggul tentunya hal dmkian juga sangat mungkin ada di alat medis

Populasi alat tsb di indonesia lihat dl.... kalau satu2 nya.. pasti ada rs yg tipe sama memakainya... harga pembelian di RS lain / RS swasta bisa jadi pembanding nya juga.. namun dalam kisaran tahun yg sama membandingkan nya. Apple to apple.
Kompetitor alkes skrg banyak.. spek yg sama juga banyak.. benar spt kelas2 mobil..

Populasi sangat diperlukan untuk bahan mecari informasi mengenai kualitas alat serta serta bgmna pemeliharaan purna jual....krn alat memerlukan maintenance yg rutin.

Bila ada alat yg sama atau hampir sama dapat ditambah dg memanggil beberapa penyedia yg pernah menyediakan alkes tersebut dan mempresentasikan ttg aljes tsb...
Kemydian user pengguna dilibatkan untuk menilainya.

Termasuk harga juga harus dibuka

Bila memang alatnya itu dan penyedianya tunggal..
Maka ditanya penyedianya..apa bukti bahwa dia sbg satu satunya penyedia..
Surat penunjukn distributor tunggal dari sole agent.. / pabrik. Dan alat punya ijin edar , ijin alkes

Bila memang satu satunya... Harganya wajar dgn bukti ada pernah jualan ke rumah sakit lain dgn harga itu.

Bila belum pernah jualan...adakah bukti impor (pib ) ditambah biaya lain ditambah keuntungan wajar.

Dalam menilai kewajaran harga libatkan apip / bpkp atau yg kompeten.

Jangan melakukan penunjukan langsung spt itu di karenakan
1. Pingin cepat buru2 dapat alat tsb
2. Tidak mau berepot2
3. Ada pesan seponsor

Disarankan distributornya disuruh masuk ke ekat dulu baru kita beli lewat ekat.
Silakan dibaca dulu pasal 38 Perpres 16 tahun 2018

Tulisan ini merupakan hasil diskusi dari Sustiwati Rs Sardjito , Deby S Rs Djamil, Eka Wara Rs Harkit dan Tjastiar Rs Magelang

1 comment:

  1. dalam hal ditunjuk langsung karena satusatunya pelaku usaha yang mampu, jangan lupa dibuka juga diskon nya ...apabila ada

    ReplyDelete