Saturday, July 13, 2013

Satu kode rekening untuk banyak kontrak pengadaan obat



Sehubungan dengan penerapan ketentuan pelaksanaan pengadaan obat generik melalui E-Katalog pada bulan Mei 2013, dalam pengadaan obat Rumah Sakit kami  pada proses pengadaan obat tersebut ditemui beberapa masalah. Berdasarkan masalah tersebut kami mohon penjelasan agar permasalahan yang kami hadapi dalam proses pengadaan obat terselesaikan dan pelaksanaannya berjalan baik.
Adapun masalah yang kami hadapi sebagai berikut
Kegiatan pengadaan obat rumah sakit di DPA satu kode rekening antara obat generik dan non generik, terjadi pemisahan sehubungan penerapan E-katalog untuk obat generik. Hal tersebut apakah dibenarkan karena DPA satu kode rekening.
Dalam pengadaan obat generik sesuai E-katalog teijadi pemecahan anggaran dan SPK(kontrak). Hal ini apakah dibenarkan karena DPA satu kode rekening. Obat generik yang tidak termasuk dalam E-Katalog, untuk pengadaannya apakah digabungkan dengan lelang obat non generik
atau melalui penunjukan langsung.
Pencairan anggaran untuk penyedia barang (obat generik) karena banyaknya SPK atau kontrak terjadi permasalahan di Bagian Keuangan. Mohon penjelasan terkait dengan tata cara dan prosedur pencairan anggaran.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 110  ayat (4) K/L/D/I melakukan E-Purchasing terhadap barang/jasayang sudah dimuat dalam sistem katalog elektronik. Sedangkan berdasar pasal 1 ayat (41) E-Purchasing adalah tata cara pembelian Barang/Jasa melalui sistem katalog elektronik.
Mengacu kepada ketentuan tersebut diatas, maka untuk pengadaan obat yang sudah tercantum harganya dalam catalog, dapat dilakukan dengan penunjukan langsung dengan menggunakan aplikasi e-purchasing dan memperhatikan Surat Edaran Kepala LKPP No.1 Tahun 2013 tentang e-purchasing. Sedangkan untuk obat yang tidak dalam katalog dilakukan dengan pemaketan berdasar kompetensi Penyedia. Selanjutnya berdasarkan pemaketan tersebut dilakukan pengadaan langsung / pelelangan sesuai dengan nilainya. Bila penyedia yang dapat memenuhi hanya 1 (satu) dilakukan penunjukan langsung dengan negosiasi kewajaran harga;
Untuk 1 (satu) kode rekening dapat dilakukan dengan banyak transaksi atau banyak Kontrak, bagi keuangan daerah hal tersebut sering tidak biasa namun bisa dilakukan dan selanjutnya untuk pencairan anggaran silahkan Saudara berkoordinasi dengan bagian keuangan.

No comments:

Post a Comment