Friday, December 20, 2013

Pilihan Pola Pembayaran Kontrak



Contoh ada kontrak pekerjaan selama 8 bulan maka pilihan pembayaran kontrak dapat  dibuat dengan pilihan-pilihan sebagai berikut :

Model 1 Pembayaran bulanan
Model 2 Pembayaran Termin
Model 3 Pembayaran sekaligus
Laporan Bulanan 1


Laporan Bulanan 2
Termin 1

Laporan Bulanan 3


Laporan Bulanan 4
Termin 2

Laporan Bulanan 5


Laporan Bulanan 6
Termin 3

Laporan Bulanan 7


Laporan Bulanan 8
Termin 4
Pembayaran sekaligus

Pembayaran laporan bulanan
Pembayaran laporan bulanan atau pembayaran berdasar MC ( Monthly Certificate)  dilakukan terhadap berapapun hasil pekerjaan yang dicapai setiap bulan. Pekerjaan ini cocok yang memerlukan kehadiran penyedia setiap waktu atau untuk kontrak-kontrak yang menggunakan kontrak harga satuan.  Pola pembayaran ini, umumnya lebih disukai oleh penyedia karena akan ada arus kas yang masuk setiap bulannya.
Dalam prakteknya dapat terjadi penyedia tidak mengajukan permintaan pembayaran setiap bulan tetapi ada yang mengajukan untuk beberapa bulan dalam satu pembayaran, bahkan ada yang sekaligus.

Pembayaran Termin
Pembayaran dilakukan terhadap pekerjaan yang telah mencapai termin tertentu. Bila belum mencapai kemajuan sesuai termin  maka belum bisa dibayar. Pola termin disukai oleh pengguna anggaran atau  Pejabat Pembuat  Kommitmen karena akan memotivasi penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan dikaitkan dengan pembayaran, diharapkan proses penyerapan anggaran dapat terjadi dengan baik karena dorongan termin yang harus dicapai sebagai dasar permintaan pembayaran.
Pembayaran termin dilakukan untuk kontrak lump sum.
Dalam prakteknya dapat terjadi penyedia tidak mengajukan permintaan pembayaran setiap termin  tetapi ada yang mengajukan untuk beberapa termin dalam satu pembayaran, bahkan ada yang sekaligus.

Pembayaran sekaligus
Pembayaran ini dilakukan untuk pekerjaan yang sekali transaksi selesai.  
Pembayaran sekaligus lebih sering dilakukan untuk kontrak lump sum, namun demikian kontrak harga satuan dapat juga menggunakan  pola pembayaran ini.

Rujukan Pasal 89 Perpres 70 tahun 2012

No comments:

Post a Comment