Saturday, December 21, 2013

Sedang kontrak ternyata kena daftar hitam



Pekerjaan dengan PT ABC sedang dilakukan kemudian diketahui PT ABC dikenakan daftar hitam.
Kontrak dilakukan pada 1 Agustus 2013 s.d. 30 Nopember 2013.
Pada tanggal 30 September 2013 PT ABC diketahui dikenakan daftar hitam.
Ini harus diperjelas lagi.

Sudah kena daftar hitam sebelum kontrak atau dikenakan daftar hitam sesudah kontrak ?

Bila sebelum kontrak mengenai pengenaan daftar hitam maka kontrak diputus.
Bila pengenaan daftar (penetepan daftar hitam) di saat kontrak berjalan, maka kontrak diteruskan.

Penyedia yang melakukan pekerjaan tidak boleh terkena dafatar hitam berdasar Pasal 19 ayat 1n  
 ...”tidak masuk dalam Daftar Hitam

Selanjutnya penyedia yang kena daftar hitam, dapat dilakukan pemutusan kontrak berdasar Perpres 70 tahun 2012 Pasal 93 ayat 1c
Penyedia Barang/Jasa terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang.”
Selanjutnya apakah kontrak diputus  dalam hal sudah terkena daftar hitam ketika pelaksanaan kontrak, sedangkan bila diputus akan mengakibatkan negara lebih rugi maka bila kontrak tersebut bukan satu kesatuan output maka agar diputus kontrak tersebut.
Namun bila output pekerjaan dari kontrak ini merupakan satu kesatuan output maka pekerjaan dapat dipertimbangkan apakah bila diputus akan membawa dampak kerugian yang lebih besar. Dalam hal YA, dengan demikian bila output pekerjaan dari kontrak ini merupakan satu kesatuan output maka dengan memperhatikan prinsip efektif dan efisien kontrak dapat diteruskan.

Rujukan Peraturan Kepala LKPP No. 7 tahun 2011
Perka LKPP No 18 tahun 2015

No comments:

Post a Comment