Saturday, September 21, 2013

Skema pembayaran kontrak konstruksi secara lump sum



Kontrak lump sum untuk pekerjaan konstruksi dengan nilai kontrak Rp. 1 miliar  :

Termin
% prestasi pekerjaan
Dibayar Rp.  (belum dipotong PPN dan Pph)
Uang Muka 10%

100.000.000
Termin 1  = 20%
20%
180.000.000 
Termin 2  = 30%
50%
270.000.000
Termin 3  = 25%
75%
225.000.000
Termin 4  = 25%
100%
175.000.000
FHO

50.000.000

Nilai kontrak Rp 1 miliar
Pembayaran termin 1 =
(20% x kontrak ) – (potongan uang muka) =  (20% x  1 miliar) – ( 20% x 100 juta) =  180 juta
Pembayaran termin 2 =
(30% x kontrak ) – (potongan uang muka) =  (30% x  1 miliar) – ( 30% x 100 juta) =  270 juta
Pembayaran termin 3 =
(25% x kontrak ) – (potongan uang muka) =  (25% x  1 miliar) – ( 25% x 100 juta) =  225 juta
Pembayaran termin 4 =
(25% x kontrak ) – (potongan uang muka) -  retensi =  (25% x  1 miliar) – ( 25% x 100 juta) – 50 juta  =  175 juta   
atau penyedia menyerahkan jaminan pemeliharaan senilai Rp. 50 juta sehingga penyedia dibayar Rp 225 jura.

2 comments:

  1. uang muka bisa dibuat 30% kah?

    ReplyDelete
  2. Berarti terima pembayaran di akhir tidak senilai kontrak 1M karna uang muka yg diterima 100 juta dikembalikan lagi ke negara pada setiap pembayaran termin. Bagaimana menurut pak admin?

    ReplyDelete